Ella Hulu Siap Dibangun SMA/SMK Negeri

Senin | 11 September 2023 | 15:17:17 WIB
Kejaksaan Agung RI

FOTO : ISTIMEWA/MEDIAKOTA

MEDIAKOTA.COM,-ELLA HULU KAB MELAWI KALBAR,--Pemerintah Desa Nanga Ella Hulu, Sudah menyiapkan lahan sebagai dukungan Untuk Pemerintah Provinsi KALBAR jika ingin membangun SMA/SMK negeri di Desa Nanga Ella hulu ini,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan Merdeka Belajar episode kedelapan bertajuk SMK Pusat Keunggulan yang ditujukan untuk menjawab tantangan dalam rangka pembenahan kondisi SMK saat ini, agar semakin sejalan dengan kebutuhan dunia kerja.

Program SMK Unggulan
Program SMK Pusat Keunggulan bertujuan menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja.

Kemendikbud akan menambahkan pembinaan dari perguruan tinggi terutama dari prodi vokasi kepada SMK. Dari 895 SMK yang terlibat, akan diprioritaskan pada 7 sektor yaitu ekonomi kreatif, permesinan, konstruksi, hospitality service, maritim, pertanian dan kerjasama luar negeri
menyusul terjadinya permasalahan pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) di daerah akibat kekurangmerataan SMA/SMK negeri.

"Kami siap mendukung jika pemprov akan membangun SMA/SMK negeri di wilayah Desa Nanga Ella hulu kecamatan Menukung Kabupaten Melawi," Ujar Kepala Desa Maulidin,S.T.

Saprijal Selaku Sekdes juga berharap, agar ke depan Pemrov KALBAR menambah SMK/SMA negeri di Kecamatan Menukung Khususnya Desa Nanga Ella hulu, dan diharapkan sekolah lanjutan itu ada penambahan di kecamatan Menukung Karena Sejauh ini Hanya ada 1 SMA Negeri.

Pembangunan sekolah baru ini kewenangan provinsi. Namun Kami Selaku Pemerintah Desa Siap Menghibahkan Tanah Aset Pemerintah Desa Ke Pemerintah Provinsi KALBAR digunakan untuk pembangunan sekolah baru, agar ke depan tidak ada lagi persoalan PPDB.

PPDB Sangat berdampak Sekali Bagi Anak-Anak yang berkeinginan diterima di sekolah Sekolah Negeri yang ada di Kabupaten dengan alasan di luar jalur zonasi.

(Hasnan Sutanto)